Apple Membuat Prosesor Komputernya Sendiri: M1
![]() |
| Prosesor Apple M1 (2020) Untuk Kelas Komputer |
Perusahaan Apple akhirnya merilis lini komputer menggunakan prosesor bikinannya sendiri pada 10 November 2020 waktu setempat, atau 11 November 2020 di Indonesia. Melalui streaming, prosesor yang diperkenalkan sebagai M1 ini dibenamkan pada produk Mac Mini (2020), Macbook Air (2020), Macbook Pro (2020). Banyak reaksi dari penyuka Apple, tetapi banyak juga yang sudah terlanjur menyangsikan keseriusan Apple atas lini komputernya.
Setelah beberapa youtuber teknologi mencoba uji produk, kesimpulan awal adalah positif. Setelah menggali lebih dalam, kinerja M1 dinilai sangat baik. Sebuah loncatan daripada prosesor Intel yang dipakai selama ini. Namun bukan loncatan daripada prosesor grafis AMD. Perlu digarisbawahi bahwa ini adalah debutan M1 dengan hasil yang sangat positif. Tetapi jangan keliru. Meski M1 ini perdana di lini komputer Apple, tapi Apple telah lama memakai dan membuat prosesor berbasis ARM ini.
Prosesor M1 menggunakan basis arsitektural ARM. ARM adalah prosesor rendah daya yang sistem komputasinya berdasarkan instruksi per cycle; berbeda dengan Intel yang komputasinya per cycle. Saking murah daya, prosesor ARM ini bisa berjalan tanpa diperkuat daya. Teknologi prosesor rendah daya inilah yang banyak dipakai di telepon pintar dan mesin portabel sejak dekade lalu. Begitu juga Apple.
Iphone 2G (2007), adalah iphone pertama, mengalami "kegagalan yang manis" untuk menggandeng prosesor Intel, akhirnya menggunakan prosesor bikinan Samsung yang didownclock (sudah berteknologi ARM). Iphone pertama ini revolusioner karena layar sentuh yang penuh dan membuang keyboard fisik, tetapi bukanlah sistem yang gesit.
Iphone 4 dan Ipad pertama (2010) menggunakan desain perdana Apple yaitu System on Chip (SoC) A4 32-bit.
Iphone 5S (2013) menggebrak dengan menggunakan prosesor 64-bit pertama di dunia. Banyak orang menganggap 64 bit hanya ditujukan pada desktop. Tapi ini adalah satu langkah pemetaan Apple menuju prosesor kelas desktop.
Iphone 7 (2016) menggunakan SoC A10 Fusion, quad-core (dua kinerja tinggi, dua kinerja hemat).
Iphone XS (2018) menggunakan SoC A12 Bionic, hexa-core (dua kinerja tinggi, empat kinerja hemat), yang mana Apple perdana menggunakan ukuran 7 nm.
Iphone 12 (2020) menggunakan SoC A14 yang mana Apple perdana menggunakan ukuran 5 nm, sekaligus pertama di dunia. Sekaligus M1 (2020) menggunakan ukuran 5 nm untuk kelas desktop pertama di dunia, menggunakan 4 core kinerja tinggi dan 4 core kinerja hemat.
Artinya sejak A4, Apple telah berpengalaman setidaknya 10 tahun menggunakan SoC disainnya sendiri. Ini yang melatari prosesor M1 yang perdana untuk kelas komputer Apple.
Pada M1, klaster dengan core berkinerja tinggi menggunakan daya maksimal sebesar 13,8W untuk 0,6-3,2GHz, dan klaster core berkinerja rendah menggunakan daya maksimal sekecil 1,3W untuk 0,6-2 GHz. Untuk grafis, M1 memakai 8 core GPU dan 16 core neural engine. M1 memakai unified memory DDR4, dengan pilihan 8 GB dan 16 GB.
Komputer Apple yang menggunakan M1 adalah Mac Mini (generasi 4, 2020), MBA (generasi 5, 2020) dan MBP (generasi 6, 2020).


Comments
Post a Comment