Apple memangkas produksi; iPhone X tidak laku?

Jadi, rumornya, model iPhone X akan ditinggalkan oleh Apple sendiri. Selamat ya untuk kawan2 yang udah ngeluarin tabungan motor / dp mobil buat produk apple tahun 2017. Ya kalo kaya sih gpp. Tapi kalo engga trus maksa beli, ya, sian deh. 2018 masih awal dan tahu-tahu Apple siap meninggalkan iphone X. Maksudnya gimana nih?

Jadi, belakangan terdengar kalo apple bermaksud mengurangi produksi iphone x sebesar 50%! Dengan perkiraan semester awal 2018 untuk produksi 40 juta menjadi 20 juta saja. Artinya, perusahaan perlu ngerem karena penjualan jauh dibawah target. Artinya, apple gagal menjajalkan pasar dengan iphone seharga seribu dolar, yang di tanah air membuncah jadi 20 jutaan.

Sekali lagi selamat bagi anda2 di tanah air karena anda rugi dua kali. pertama biaya bengkak karena konversi dolar ke rupiah & komisi. kedua, dengan rumor ini, produk 'x' ga lama akan jadi legacy, yaitu, ga kan diteruskan. dead end. Buat apple, mereka ga rela kasih murah dan mending ngebakar. Ketiga, kamu buang2 waktu buat setia dengan stupid notch & face id.

Kebiri Konsumen

Ok, ok. Sebenarnya ceritanya apa sesederhana itu?

Jadi, iphone X ini nyatanya sempat meletus loh penjualannya di akhir tahun kemarin sesudah diumumkan. Situs pemesanan apple sempet macet. Pengiriman mundur 3 bulan. Semua orang seolah terkena gizmo-nya. Biasa. Virus early adopter. Fanboyism. Ga bisa kalo ga apdet. "Validasi!"

Youtubers, jurnalis, semua orang yang datang ke konferens dan nyobain hands-on, yang cuma berapa menit doang, mulai ngebahas di yutub, artikel, blog, ngerespon, ngebahas, ngehina, yang intinya nularin penyakit fanboy. Berita dan perspektif bermunculan. Produk baru terasa valid. Sampe akhirnya barang dipegang dan ios 11-nya malah flop.

Ya. Flop-nya ios 11 terkait dengan optimisasi hardware yang gagal antara iphone 8, 8 Plus, dan X, semisal notch yang memotong full-screen, hilangnya home buttonface-id yang ternyata gampang dibobol, keyboard & GUI yang disintegrated, bugs, dlsb. Ricuh-lah jagad internet.

Kebongkar Juga

Belum hangat cerita ios 11, lagi-lagi apple ditimpa tangga, tapi kali ini atas ulah sendiri. Perusahaan ketahuan melakukan down-throttle iphone lama tanpa ijin dan tanpa pengumuman. Kilah apple, dengan down-throttle konsumsi batere lebih hemat. Namun parahnya iphone nge-lag, melambat, berhenti, bahkan tidak bisa dipakai. Saking parahnya, tuntutan dilayangkan di eropa dan amerika meminta ganti rugi. Orang merasa dikadali.

Akhirnya apple tidak bisa tidak, mau tidak mau, mengakui "kebusukan"-nya, kalo mereka mengebiri konsumennya sendiri demi jualan. Ketika apple merespon dengan diskon biaya batere baru dari 80 dolar ke 30 dolar, tatkala kepercayaan udah retak, orang banyak justru tersadar bahwa harga 80 dolar disengaja supaya orang enggan beli. Diskon ini pun hanya satu tahun, yang habis saat rilis IOS 12 serta iphone 8 mengalami down-throttle. Apa gunanya coba produk canggih untuk pemakaian setahun?

Tidak ada yang tahu sudah dari kapan apple mengebiri konsumennya lewat down-throttle. Sebagian menyimpulkan demikianlah perilaku industri, meski diikuti dengan LG, Samsung yang mengklaim tidak melakukannya. Demikianlah kisah perayaan 10 tahun iphone merilis iphone X yang menuai kericuhan dan retaknya romantisme antara domba dan gembala. Tidak ada tanda-tanda Tim Cook turun. Harga saham perusahaan malah stabil. Pertaruhan yang dijaga banyak tikus.

Kericuhan ini emang ngerugiin banyak orang. Termasuk pengguna iphone 5S, 6, 6+ 6S, 6S+, 7, 7+. Konsumen dikebiri, dikadalin, tikam. Mau gimana lagi kalo kepercayaan dah retak? Nyinyir doang bisanya. Sekarang tiap ada update IOS, saya ga buru-buru install. Sebentar-sebentar aplikasi nge-restart.


Comments

Popular Posts