EGPU Angkat Derajat Laptop
Konsep EGPU pertama muncul di 2007, tapi saat itu masih sangat terbatas penerapannya. Kini di 2016, sudah lebih banyak komputer pribadi bisa memanfaatkan teknologi ini.
Apa itu EGPU?
gambar eGPU jadul, atau sketsa
EGPU adalah singkatan dari external graphic processor unit, atau prosesor pengolah gambar luaran. Disebut external karena unit ini berada di luar unit komputer pribadi, tidak seperti umumnya unit GPU berada di dalam mesin bersama dengan memori, hard drive, prosesor, dlsb.
Manfaatnya EGPU adalah memberikan unit pengolah tambahan (biasanya menggantikan yang sudah sebelumnya), terutama, untuk komputer yang tidak dapat di-upgrade. Komputer yang tidak dapat di-upgrade biasanya komputer-komputer yang susunan dalamannya sudah baku, baik karena bodi yang disolder atau maupun karena tidak praktis karena tidak punya ruang tambahan untuk merangkai ulang.
Bagaimana Bisa?
Keterbatasan selama ini untuk EGPU adalah belum ada koneksi keluar yang mumpuni untuk akses proses yang cepat dan kuota proses yang besar. Bahkan hingga ESATA (mencapai koneksi 5 Gb/s) hanya dimaksimalkan untuk unit selain hard-drive. Koneksi PCIe entah bagaimana tidak populer bagi komputer pribadi, walau mPCIe cukup populer bagi para pelaku EGPU di luar sana.
Akhirnya Intel memproduksi teknologi Thunderbolt yang diadopsi lebih banyak produsen. Thunderbolt generasi pertama memiliki kecepatan hingga 10 Gbps, Thunderbolt II memiliki kecepatan 10 Gbps dengan bandwidth 20 Gbps, dan Thunderbolt III dengan kecepatan hingga 40 Gbps.
gambar thunderbolt
Dengan kecepatan Thunderbolt I saja koneksi Harddisk SSD bisa maksimal hingga 6 Gb/s dan menyisakan setidaknya 4 Gb/s. Perlu diketahui ESATA, USB 3 saja masih terbatas aksesnya karena tergantung pada komponen pembacanya (adaptor) untuk memaksimalkan semua kuota.
Jadi, manfaat EGPU ini diperuntukkan bagi komputer-komputer yang memanfaatkan teknologi Thunderbolt. Bizon (bizon-tech.com) memproduksi unit EGPU (casing dan GPU) untuk komputer Mac (OSX dan Windows). Sayangnya tidak semua lini produk Mac kompatibel dengan semua jenis GPU dan EGPU yang dibuat Bizon (klik tautan untuk periksa). Dan, hanya sebagian produk GPU dari Nvidia GT yang bisa dipakai. Secara umum, teknologi Thunderbolt berhasil melakukannya meski tidak sempurna.
Asus Razer Core Dock adalah EGPU yang memanfaatkan teknologi Thunderbolt III dengan dukungan USB-C untuk laptop Razer Blade Stealth. Meski demikian, data maksimum yang bisa diakses hanyalah 32 Gb/s dari total 40 Gp/s. Bagusnya, Razer Core mendukung beberapa GPU dari AMD dan Nvidia. Gigabyte memproduksi keluaran terbaru yaitu GPU Dock, namun masih menggunakan catu daya yang terbatas. Bentuk Dock / docking seperti ini adalah ekspansi dari EGPU yang juga memberikan fasilitas lain, seperti USB-3, Ethernet, USB-C, namun memakai daya yang lebih boros.
Apa itu EGPU?
EGPU adalah singkatan dari external graphic processor unit, atau prosesor pengolah gambar luaran. Disebut external karena unit ini berada di luar unit komputer pribadi, tidak seperti umumnya unit GPU berada di dalam mesin bersama dengan memori, hard drive, prosesor, dlsb.
Manfaatnya EGPU adalah memberikan unit pengolah tambahan (biasanya menggantikan yang sudah sebelumnya), terutama, untuk komputer yang tidak dapat di-upgrade. Komputer yang tidak dapat di-upgrade biasanya komputer-komputer yang susunan dalamannya sudah baku, baik karena bodi yang disolder atau maupun karena tidak praktis karena tidak punya ruang tambahan untuk merangkai ulang.
Bagaimana Bisa?
Keterbatasan selama ini untuk EGPU adalah belum ada koneksi keluar yang mumpuni untuk akses proses yang cepat dan kuota proses yang besar. Bahkan hingga ESATA (mencapai koneksi 5 Gb/s) hanya dimaksimalkan untuk unit selain hard-drive. Koneksi PCIe entah bagaimana tidak populer bagi komputer pribadi, walau mPCIe cukup populer bagi para pelaku EGPU di luar sana.
Akhirnya Intel memproduksi teknologi Thunderbolt yang diadopsi lebih banyak produsen. Thunderbolt generasi pertama memiliki kecepatan hingga 10 Gbps, Thunderbolt II memiliki kecepatan 10 Gbps dengan bandwidth 20 Gbps, dan Thunderbolt III dengan kecepatan hingga 40 Gbps.
gambar thunderbolt
Dengan kecepatan Thunderbolt I saja koneksi Harddisk SSD bisa maksimal hingga 6 Gb/s dan menyisakan setidaknya 4 Gb/s. Perlu diketahui ESATA, USB 3 saja masih terbatas aksesnya karena tergantung pada komponen pembacanya (adaptor) untuk memaksimalkan semua kuota.
Jadi, manfaat EGPU ini diperuntukkan bagi komputer-komputer yang memanfaatkan teknologi Thunderbolt. Bizon (bizon-tech.com) memproduksi unit EGPU (casing dan GPU) untuk komputer Mac (OSX dan Windows). Sayangnya tidak semua lini produk Mac kompatibel dengan semua jenis GPU dan EGPU yang dibuat Bizon (klik tautan untuk periksa). Dan, hanya sebagian produk GPU dari Nvidia GT yang bisa dipakai. Secara umum, teknologi Thunderbolt berhasil melakukannya meski tidak sempurna.
Asus Razer Core Dock adalah EGPU yang memanfaatkan teknologi Thunderbolt III dengan dukungan USB-C untuk laptop Razer Blade Stealth. Meski demikian, data maksimum yang bisa diakses hanyalah 32 Gb/s dari total 40 Gp/s. Bagusnya, Razer Core mendukung beberapa GPU dari AMD dan Nvidia. Gigabyte memproduksi keluaran terbaru yaitu GPU Dock, namun masih menggunakan catu daya yang terbatas. Bentuk Dock / docking seperti ini adalah ekspansi dari EGPU yang juga memberikan fasilitas lain, seperti USB-3, Ethernet, USB-C, namun memakai daya yang lebih boros.


Comments
Post a Comment